Container atau Bangun Gudang Permanen? Hitungan per Meter Kubik
Pertanyaan ini muncul begitu kebutuhan penyimpanan melewati dua unit. Jawabannya bergantung pada satu angka yang jarang dihitung orang, yaitu biaya per meter kubik, bukan biaya total.
Yang menentukan bukan mana yang lebih murah, tapi pada volume berapa keduanya bersilangan.
Perbandingan ini hampir selalu dimulai dari sisi yang salah. Orang menaruh harga container di satu kolom dan harga bangunan di kolom sebelahnya, lalu memilih angka yang lebih kecil. Padahal keduanya menjual satuan yang berbeda, dan baru bisa dibandingkan setelah disetarakan.
Setarakan Dulu Satuannya
Container dijual per unit, gudang dijual per meter persegi lantai. Dua satuan itu tidak bisa diadu langsung. Yang bisa dibandingkan biaya per meter kubik ruang tertutup, karena itu yang sebenarnya Anda beli.
Satu unit 20 feet memberi sekitar 33 meter kubik, 40 feet sekitar 67 meter kubik. Rinciannya ada di panduan ukuran container.
| Pilihan | Biaya awal | Ruang didapat | Biaya per m³ |
|---|---|---|---|
| Container 20ft bekas grade B | Rp 18 jt + ongkir | ±33 m³ | ±Rp 600 rb |
| Container 40ft bekas grade B | Rp 28 jt + ongkir | ±67 m³ | ±Rp 450 rb |
| Gudang beton sederhana 100 m² | Rp 350 sampai 600 jt | ±400 m³ | ±Rp 1,2 jt |
| Gudang beton 400 m² | Rp 1,2 sampai 2 miliar | ±1.600 m³ | ±Rp 950 rb |
Angka gudang beton di atas kisaran kasar untuk bangunan sederhana berlantai beton dan berdinding bata ringan, di luar harga tanah dan perizinan. Selisihnya besar antar daerah, jadi pakai sebagai urutan besaran, bukan sebagai kutipan.
Titik Silangnya Ada di Sekitar 200 Meter Kubik
Dari tabel di atas terlihat polanya. Sampai sekitar 200 meter kubik, atau kira kira tiga unit 40 feet, container menang telak. Di atas itu gudang permanen mulai mengejar, dan pada skala di atas 1.000 meter kubik dia biasanya lebih murah per satuan ruang.
Tapi angka itu baru separuh cerita, karena gudang beton membawa biaya yang tidak muncul di harga bangunan.
Yang Tidak Masuk Hitungan Bangunan
Empat pos ini yang paling sering membuat anggaran meleset.
- Tanah. Gudang butuh lahan yang dimiliki atau disewa jangka panjang. Container bisa berdiri di lahan yang sudah Anda pakai untuk hal lain, di halaman pabrik, di sisi parkir, di pojok yard.
- Perizinan dan waktu. Bangunan permanen menuntut izin mendirikan bangunan dan prosesnya berbulan bulan. Container umumnya diperlakukan sebagai barang, bukan bangunan, sehingga bisa berdiri dalam hitungan hari.
- Nilai sisa. Ini yang paling sering dilupakan. Container bekas masih laku dijual dengan penyusutan yang relatif kecil. Gudang yang salah lokasi tidak bisa dipindahkan dan nilainya menempel ke tanah.
- Waktu sampai bisa dipakai. Gudang 6 sampai 12 bulan, container 3 sampai 7 hari untuk kota yang punya depo.
Kapan Container Jelas Kalah
Supaya adil, ini situasi di mana membangun jelas lebih masuk akal.
- Volume di atas 1.000 meter kubik dan lokasinya menetap bertahun tahun.
- Butuh ruang bebas kolom yang lebar, misalnya untuk forklift berputar atau rak tinggi. Container memaksa ruang terpecah per 2,44 meter.
- Butuh pengaturan suhu atau kelembapan menyeluruh. Menginsulasi belasan container jauh lebih mahal daripada satu bangunan.
- Bangunan itu sendiri bagian dari citra usaha yang dilihat pelanggan.
Ada Jalan Tengah yang Sering Terlewat
Banyak perusahaan tidak perlu memilih. Pakai container untuk menutup kebutuhan yang mendesak dan berfluktuasi, sambil membangun gudang untuk kebutuhan dasar yang sudah pasti.
Polanya begini: bangun gudang seukuran kebutuhan minimum sepanjang tahun, lalu tambahkan container saat musim ramai. Anda tidak membayar bangunan yang kosong sembilan bulan dalam setahun. Hitungan kebutuhan gudang pabriknya ada di container untuk gudang pabrik.
Ringkasnya
Di bawah 200 meter kubik, container hampir selalu lebih murah dan jauh lebih cepat. Di atas 1.000 meter kubik dan lokasinya menetap, bangun. Di antaranya, yang menentukan bukan biaya melainkan dua pertanyaan: lokasinya akan tetap di situ lima tahun lagi atau tidak, dan Anda punya lahan yang menganggur atau harus membelinya.
Kalau salah satu jawabannya ragu, container memberi Anda hak untuk berubah pikiran. Bangunan tidak.
Mau lihat harga unit per ukuran lebih dulu? Ada di halaman sewa container.
Untuk pengiriman yang harus menyeberang laut, komponennya berbeda dan selisihnya jauh lebih besar. Rinciannya di ongkir container antar pulau.
Komponen biaya yang sering tidak disebut di penawaran awal, seperti LOLO dan franco depo, dijelaskan terpisah. Lihat glosarium istilah container.
Butuh Ruang Simpan Tambahan?
Sebutkan perkiraan volume barang dan lokasinya, kami hitungkan berapa unit yang dibutuhkan beserta ongkirnya.
Terima kasih. Kami cek ketersediaan unit lebih dulu, lalu mengirim penawaran ke nomor WhatsApp Anda dalam 1 hari kerja.
Perantara terpercaya untuk sewa dan pembelian shipping container di Indonesia. Satu kontak, banyak pilihan provider.